UPCOMING EVENT : Novorun 2017

Teknik Berlari Marathon

Berlari lah, maka kau akan mendapatkan segalanya. Slogan yang pas untuk kita yang gemar melakukan olahraga yang mengasah kekuatan kaki tersebut. Berlari marathon memang bukan sekedar menggerakkan kaki lebih cepat dari sebelumnya, ada teknik dan tata cara agar mendapatkan hasil yang maksimal. Lari marathon memang sangat berguna bagi kesehatan bagi untuk mereka yang mengetahui cara lari marathon yang baik dan benar. Namun bagi mereka yang tidak lari menajdi hal yang sulit dan bahkan menyiksa untuk dilakukan. Bagi si penderita obesitas atau mereka wanita yang ingin tubuhnya langsing gemar berlari menjadi nilai positif untuk mendukung program dietnya, lari dapat membakar lemak di dalam tubuh dan juga mweyehatkan jantung kita.

Sebelum melakukan aktifitas lari terutama marathon, kamu perlu memperhatikan tentang bagaimana cara lari marathon yang baik dan benar agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Saat akan berlari marathon pastikan dulu badan mu berada pada kondisi rileks dan posisi badan sedikit condong kedepan. Pandangan pun haruslah lurus kedepan, setelah itu ayunkan lengan secara santai dengan tekukkan lengan sekitar 90 derajat di samping tubuh. Atur irama langkah mu dengan baik, ingat jangan langsung mempercepat lari mu ambilah pada saat hampir mendekati finish. Selain itu, jangan terlalu keras saat mendaratkan kaki di tanah. Usahakan mendarat dengan bola kaki pas berada pada posisi yang agak maju kedepan.

Saat berlari pastikan posisi kaki mu selalu mendorong kedepan atau yang sering disebut dengan propulsive. Selain itu, perlu kamu ketahui bahwa 7cara berlari marathon yang baik dan benar tidak dapat dilakukan secara otodidak melainkan membutuhkan latihan yang khusus. Postur tubuh, kekuatan otot pinggang, kaki serta otot-otot lain pada bagian tubuh berperan penting untuk kekuatan tubuh saat berlari. Dan untuk melatih itu semua, di bawah ini dua bentuk latihan dasar yang bisa kamu lakukan dengan ataupun tanpa bantuan mentor.

  1. Pushup on the Wall dan high kness
Pushup on the wall bertujuan untuk menguatkan otot lengan kamu. Cara melakukannya cukup mudah, kamu hanya perlu berdiri tegak menghadap dinding. Tempelkan kedua tangan mu dan buka kurang lebih selebar bahu. Beri jarak antara tubuh mu dan dinding berkisar antara dua hingga tiga kaki. Lakukan gerakkan pushup ke arah dinding. Tahan gerakan mu sebentar lalu kembali pada posisi awal dan lakukan secara berulang-ulang. Masih sama dengan pushup on the wall,Highknees juga bisa dilakukan dengan tembok sebagai medianya. Berdirilah menghadap dinding, jaraknya sama, sekitar dua kaki dengan tangan yang menempel di dinding dan memiliki jarak selebar bahu. Setelah itu condongkan tubuhmu ke arah dinding, sedikit saja kemudian angkat paha kanan dan kiri kurang lebih sekitar 90 derajat secara bergantian. Lakukan dengan tempo lambat kemudian bertahap pada level selanjutnya. Teknik yang satu ini jika dilakukan secara terus menerus dapat melatih kamu dalam cara lari marathon yang baik dan benar.

  1. Back up
Teknik yang satu ini berguna untuk membentuk otot pinggang agar tidak tinggi sebelah. Cara melakukan teknik ini pun terbilang cukup mudah, kamu hanya perlu tidur dengan posisi tengkurap di lantai kemudian luruskan tangan mu ke arah depan dan kaki juga pada posisi lurus kebelakang. Genggam satu benda apapun itu lalu angkat tubuhmu ke atas hingga setinggi mungkin. Tahan hingga 2 sampai 3 detik lalu kembalikan tubuh pada posisi semula. Lakukan cara ini secara berkala untuk mendapatkan hasil maksimal. Demikian pembahasan mengenai cara lari marathon yang baik dan benar. Teruslah berusaha dan jangan mudah menyerah . Semoga bermanfaat.
Share this post
  , ,


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *