Pentingnya Pemanasan Sebelum Berlari

young woman runner warming up

Olahraga merupakan salah satu aktivitas positif yang dapat membuat tubuh kita menjadi semakin sehat, bugar, dan energik. Sayangnya kebanyakan orang belum mengerti mengenai tahapan apa saja yang harus dilakukan sebelum melakukan olahraga. Salah satu olahraga yang paling banyak digemari adalah olahraga lari.

Banyak sekali dari kalangan masyarakat Indonesia yang menyukai olahraga murah dan sederhana serta mudah ini. sayangnya tidak semuanya tahu mengenai pentingnya pemanasan sebelum lari.

Tak hanya pada lari, pemanasan juga harus dilakukan disemua olahraga, ini bertujuan supaya otot-otot tidak kaget saat anda tiba-tiba melakukan aktivitas yang dianggap tidak biasa. Berikut ini pemanasan sebelum lari yang harus anda lakukan, sediakan waktu kira-kira 5 hingga 10 menit untuk mempersiapkan otot-otot pada tubuh anda, terutama pada otot kaki supaya tidak terasa kaku.

1. Hip Circle

Hip circle atau putaran pada panggul. Pemanasan ini dilakukan dengan gerakan memutar pada panggul, pemanasan ini berguna untuk membuka otot di daerah panggul. Hip circle ini harus dilakukan karena panggul merupakan salah satu bagian tubuh yang bisa mengalami banyak tekanan ketika kamu sedang berlari. Cara melakukannya adalah dengan mengambil posisi berdiri, letakkan tangan dibagian pinggang, kemudian posisikan kaki secara terbuka. Dan lakukanlah gerakan memutar pada daerah panggul ke satu arah, lakukan hingga 6 sampai 10 putaran, dan lakukan pada arah sebaliknya.

2. Caif Raises

Menaikkan betis atau berjinjit, pemanasan ini berguna untuk menghindari cedera yang bisa saja terjadi saat berlari. Cara melakukannya adalah dengan berdiri di pinggir tangga hingga telapak kaki bagian belakang menggantung dengan cara menaikkan dan menurunkan kaki secara bergantian hingga kontraksi dari otot betis terasa.

3. Walking Lunges

Pemanasan dengan walking lunges atau Menekuk lutut ini berguna supaya kekakuan otot berkurang, khususnya otot daerah pinggang dan kaki. Hal ini dilakukan supaya terhindar dari cedera yang bisa dirasa saat berlari.
Cara melakukannya adalah dengan menekukkan lutut sebanyak 90 derajat kearah depan hingga daerah lutut terebut hampir menyentuh tanah.

Tak hanya pemanasan dalam lari anda juga harus tahu mengenai teknik lari, banyaknya jenis-jenis lari membuat anda harus memilih teknik lari yang sesuai dengan jenis lari yang anda pilih. Tak hanya melakukan pemanasan sebelum lari, anda juga harus melakukan pemanasan setelah lari. Berikut ini beberapa pemanasan yang bisa anda lakukan setelah melakukan lari.

1. Thigh Stretch

Cara melakukannya adalah dengan memegang ujung kaki anda dari belakang dan naikkan secara perlahan hingga hampir menyentuh pantat. Lakukan dengan menahan hingga 15 detik, lakukan secara bergantian antara kaki kanan dan kaki kiri.

2. Hamstring Stretch

Ambil posisi berdiri dengan satu kaki, dan kaki lainnya diletakkan di depannya. Kemudian letakkan tangan anda pada bagia panggul. Selanjutnya posisikan kaki kanan lurus dan telapak tangan menunjuk, lalu tekuk lutut kiri dan punggung hingga dirasa lurus, tahan gerakan ini hingga 15 detik dan bergantian.

Itulah beberapa pemanasan yang harus anda lakukan supaya resiko terkena cedera bisa lebih tipis. Sehingga anda dapat mengambil banyak manfaat dari olahraga lari. Selanjutnya untuk menambah pengetahuan anda mengenai lari dan pengalaman dengan sesama pecinta lari anda bisa mengikuti Event Virtual Run Indonesia.

Selain bisa berlari anda juga bisa mendapatkan mendali dan keseruan berlari yang belum tentu anda dapatkan saat berlari sendiri.

Share this post
  ,


Leave a Reply