UPCOMING EVENT : 10K MOTHERRUN 2017

Cara Mengatur Nafas Saat Berlari Agar Tidak Mudah Lelah

Pada dasarnya, semua jenis olahraga dapat membuat tubuh menjadi sehat. Selain dengan alasan menyehatkan tubuh, ada beberapa orang yang memiliki alasan lain ketika berolahraga. Salah satu alasannya yaitu ingin mengurangi berat badan. Rekomendasi yang tepat untuk alasan tersebut yaitu dengan melakukan kesehatan lari. Karena olahraga lari dapat menurunkan berat badan Anda apabila dilakukan secara rutin. Jenis olahraga ini memang berat dilakukan karena membutuhkan banyak energi yang dikeluarkan. Walau demikian, tetap banyak orang yang menggemari jeni olahraga ini.

Terkadang, baru beberapa menit berlari, tubuh sudah merasa kelelahan. Salah satu peyebabnya karena pada saat berlari, Anda tidak menggunakan ritme yang salah. Padahal terdapat beberapa cara mengatur nafas saat berlari agar tidak mudah lelah yang jarang diketahui oleh sebagian orang. Oleh sebab itu, pada artikel ini akan menjelaskan bagaimana teknik mengatur nafas dengan baik dan benar saat berlari.

  1. Melakukan pemanasan
Sebelum berolahraga, hal pertama yang harus dilakukan yaitu pemanasan atau peregangan tubuh. Untuk memperlancar kegiatan dari kesehatan lari,  maka dilakukan peregangan otot-otot yang kaku sebelum olahraga ini dimulai. Peregangan tubuh biasanya dilakukan pada bagian kaki dan tangan. Karena kaki dan tangan adalah bagian tubuh yang digerakkan saat lari.

  1. Ambil nafas pendek ketika berlari
Cara mengatur nafas saat berlari agar tidak mudah lelah yaitu usahakan mengambil nafas yang pendek dan jangan mengambil nafas panjang. Karena apabila mengambil nafas panjang atau dalam maka yang terjadi yaitu Anda merasa ngos-ngosan dan mudah merasa lelah. sehingga solusi terbaik yaitu dengan mengambil nafas pendek.

  1. Bernafas mengunakan mulut
Apabila Anda ingin bertahan lama dalam melakukan kesehatan lari maka pilihlah teknik bernafas menggunakan mulut. Karena apabila bernafas dengan menggunakan mulut, bisa mendapatkan asupan oksigen yang lebih banyak dan mengeluarkan karbondioksida yang cukup banyak dibandingkan dengan teknik bernafas menggunakan hidung saat berlari. Apabila menggunakan pernafasan melalui hidung ketika berlari maka bagian wajah akan mengencang yang membuat rahang cenderung mengeras sehingga Anda akan mudah kelelahan karena asupan oksigen yang kurang.

Oleh sebab itu diperlukan teknik cara mengatur nafas saat berlari agar tubuh tidak mudah lelah. Sehingga kegiatan olahraga lari Anda akan terasa nyaman dan menyenangkan. Jika Anda penasaran, maka buktikan cara tersebut ketika saat berlari.
Share this post
  , , ,


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *