Suka Jogging? Hindari Kesalahan Saat Jogging

senior-group-jogging

Lari atau jogging merupakan salah satu aktivitas yang paling banyak digemari oleh setiap orang, karena mudah dan murahnya olahraga ini. Sayangnya kebanyakan orang belum memahami kesalahan-kesalahan apa saja yang sering dilakukan ketika berlari atau jogging. Meski tergolong olahraga yang murah, persiapan yang dilakukan harus serius untuk mengurangi resiko cedera.

Berikut kesalahan yang sering dilakukan ketika berlari atau jogging.

  1. Menggunakan Sepatu yang Rusak atau Salah Ukuran

    running-shoesSepatu jadi salah satu alat penting untuk berlari. Penggunaan sepatu yang sudah rusak hanya akan membuat kakimu cedera, terutama pergelangan kaki.

    Untuk itu pastikan sepatumu masih layak untuk berlari. Makin oke lagi kalau kamu memakai sepatu khusus untuk berlari. Usahakan ukurannya pas, gak terlalu longgar atau terlalu sempit ya!

  2. Makan Sebelum Berlari

    healthy-foodBanyak orang mengejar waktu pagi untuk lari sampai-sampai melupakan asupan nutrisi untuk berlari. Lari membutuhkan banyak energi. Oleh karenanya, kamu perlu makan sebelumnya.

    Selain untuk performa saat lari, makan juga berpengaruh untuk pemulihanmu. Meski begitu, kamu juga perlu memerhatikan jarak makan antara makan dan lari ya. Jangan terlalu dekat!

  3. Kurang Terhidrasi atau Kurang Cairan Dalam Tubuh

    running-drinkingBawa botol minum saat lari memang merepotkan. Karena itu, pastikan kamu terhidrasi dengan minum sebelum berlari. Minum secukupnya dan beri jarak agar gak terlalu dekat dengan waktu berlari. Ingatlah untuk gak minum berlebihan! Bisa-bisa kamu malah begah dan susah lari. Pastikan juga kamu minum setelah lari untuk menggantikan cairan tubuhmu ya!

  4. Sesuaikan Pakaianmu Saat Berlari

    runnig-sportswearSesuaikan pakaianmu saat berlari. Jangan coba-coba menggunakan jaket saat cuaca panas. Hal itu bisa mengakibatkan suhu tubuhmu naik, belum lagi karena lari membuatmu makin panas. Jangan juga terlalu terbuka agar kamu bisa terhindar dari sengatan matahari atau cuaca yang terlalu dingin.

  5. Jarak Langkah Terlalu Jauh

    langkah-lariMungkin kamu pernah berpikir kalau langkah yang lebar akan membuatmu lebih efektif dan efisien. Namun, hal itu justru akan membuatmu lebih cepat lelah. Bukannya sampai tujuan, ujung-ujungnya malah kamu berlari sambil jalan.

  6. Berlari Terlalu Cepat dan Jauh, Setelah Lama Vakum

    cederaBuat kamu yang baru berlari setelah sekian lama vakum, hindari jarak tempuh yang terlalu jauh dan lari yang terlalu cepat. Hal itu hanya akan membuatmu sakit pada jaringan lunak belakang tulang, cedera lutut, dan meradangnya ligamen pada paha. Pasti sudah pernah merasakannya kan.

  7. Berlari Pada Tempat yang Sama

    lari-tempat-berbedaBerlari di jalur yang sama memang akan membuatmu terbiasa. Namun, alih-alih bersemangat, kamu malah jadi bosan. Pada akhirnya kamu pun bisa kehilangan motivasi dan berhenti berlari.

    Karena itu, pastikan kamu berganti rute berlari agar kamu makin bersemangat. Cobalah di tempat baru, meski kamu perlu mencapainya dengan kendaraan terlebih dahulu.

Itu tadi kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan saat berlari. Mana yang sering kamu lakukan? Bisa pelan-pelan kamu perbaiki biar motivasi berlarimu makin tinggi! Selanjutnya kamu bisa mengikuti Event Virtual Run Indonesia untuk merasakan berbagai perubahan yang kamu rasakan setelah mengetahui kesalahanmu, dan sambil menikmati keseruan serta mndapatkan medali eksklusif dan lain-lainnya lagi.

Share this post
  , , ,


Leave a Reply